untukmu
yang malammalam-mu terjaga,karenaku
tak peduli saat bulan masih muda, pun menua seiring waktu
dalam diam, tanpa suara, hanya belai, hanya laku
untukmu, duhai
sang penjaga perawan
dan jejaka yang belum genap menjadi tuan
senyummu, kasihmu, tak tertanding, bahkan oleh emas berkilauan
dan lagi untukmu, puan
sang ratu dari segala ratu
bila saja sembah dibolehkan di kakimu
bila saja sujud diperkenan di tanganmu
sungguh, segala raga, jiwa, ini hanya untukmu
lantas segalanya untukmu, ibu
sungguh, bila kau wanitawanita, penuh kasih dan cinta yang pantas dipanggil ibu
oleh kami, titisan benih, anakanak-mu
No comments:
Post a Comment