kupikir menujumu, menyatukan rindu
tak sekedar melepas nafsu, akanmu,akanku, untuk bertemu
namun yang tersisa, sia..
kau, aku, antara ada, tiada..
kupikir mengenangnya, itu cinta
tak sekedar bersama meniti pagi cerah, hingga senja merona
namun yang tersisa sembilu
aku, dia, membeku, kelu
kupikir memujanya, ungkapan rasa sayang
tak sekedar perasaan yang perlahan timbul lalu menghilang
namun yang tersisa hanya ratap
di siangmalamku, akan kasih tak pernah terungkap
kupikir menahannya, itu asa
segala kisah, terlewat, meski berat
namun yang harus tertinggal ternyata untaian doa
bukan nanar nafas satusatu, roh yang sudah dalam genggam malaikat
kupikir melangkah bersamamu, satu tujuan
tentang kehidupan, terbentang, masa depan
namun yang tersisa, hanya kenang
saat kau, aku, tak bertemu di titik simpang
kupikir memelukmu, serupa kehangatan tak kunjung padam
membara, menyala, membakar malam
namun yang ada hanya semilir angin
selintas, menderu, menyisakan gigil dalam dingin
kupikir bersamamu, bagai waktu, terus berlalu, berpacu
tak henti, tak jeda, tak jemu
namun semua hanya khayal
kala membuka mata, hanya mimpi, yang didapuk nyata, terpental
upikir melangkah bersamamu, satu tujuan
ReplyDeletetentang kehidupan, terbentang, masa depan
namun yang tersisa, hanya kenang
saat kau, aku, tak bertemu di titik simpang
ini :'(
Semuanya ding.
Tapi pemilihan diksinya kereeen!