tak pernah ada yang kekal bukan?
jadi ketika satu persatu dalam hidupmu
bentuk apapun jua itu, perlahan atau tiba-tiba hilang
senyap menyesap dalam dirimu hingga menjadi satu, utuh
atau terbang melayang tak kunjung kembali
bahkan bila kau teriakkan agar gemanya pantul menyeruak gendang telingamu,
tak jua datang
pilihlah diantara ini untuk kau lakukan
kenang, lupakan, ikhlaskan
sip. apakah inin sudah karakter puisinya nathalia? saya belum melihat dan menikmatinya. karena puisnya baru dikit. salam kenal. ditunggu kunjungan dan komentar baliknya
ReplyDelete