Ibu, ini aku, anakmu, datang bertamu
Maaf Bu, aku baru datang sekarang, di antara beribu waktu yang kubuang di jalan-jalan
Ibu, Aku hanya bertamu, bukan untuk tinggal, seperti masa aku bak putri raja dalam angan
Maaf Bu, bukankah aku membesar diantara belaimu, juga putaran jaman
Ibu, kau tahu bukan? cinta tak harus kita ucap dan umbar-umbar?
Maaf Bu, bila ku tak sempat bilang, aku menyayangimu
Ibu, bukankah Ibu yang bilang, nyata itu lebih penting nak, dibanding janji laksana wewangi dupa dari surga
Maaf Bu, bila di antara doa, aku menyebut namamu terlupa dan tiada
Ibu, ini aku, anakmu, datang bertamu
Maaf bu, saat mawar tujuh warna terlalu mahal harganya, hanya kembang pacar banyu, warna ungu kutebar di sanggulmu
Ibu, Aku hanya bertamu, maafkan aku
**
seputik bunga kamboja, jambon warnanya, jatuh di tengah pusara
No comments:
Post a Comment