kesendirian kita
yang hempas bersama dedaun musim gugur
menebarkan benih asa
semi kelak kan tiba
kesunyian kita
yang rambat bak mega-mega hitam
mengandung benih harap
hujan luruh, basahi bumi kerontang
biarkan hari-hari lalu
meninggalkan jejak
menggelar kenangan
merepih pedih
sebab sepanjang musim
mentari tak pernah henti..
Showing posts with label aroma kehidupan. Show all posts
Showing posts with label aroma kehidupan. Show all posts
11.23.2012
10.05.2011
titik-titik
mimpi-mimpi yang tak terbeli
cinta-cinta yang tak termiliki
luka-luka yang tak terperi
kesepian-kesepian yang tak juga terakhiri
keramaian-keramaian yang seakan mengekang diri
dunia-dunia yang makin membuat sesak pikir juga hati
semua punah, yang tersisa hanya hampa
cinta-cinta yang tak termiliki
luka-luka yang tak terperi
kesepian-kesepian yang tak juga terakhiri
keramaian-keramaian yang seakan mengekang diri
dunia-dunia yang makin membuat sesak pikir juga hati
semua punah, yang tersisa hanya hampa
6.27.2011
Bersegera
semailah malam
tuailah pagi
cumbulah kelam
peluklah mimpi
esok, berjagalah
bangkit dan segera
bukan hanya diam dan pasrah
hidup bak putaran roda
tuailah pagi
cumbulah kelam
peluklah mimpi
esok, berjagalah
bangkit dan segera
bukan hanya diam dan pasrah
hidup bak putaran roda
6.26.2011
Kepasrahan
sempurnalah terang
gilang gemilang penuhi ufuk
saat pagi merangkak naik
bersama harap yang melambung jauh
lintasi cakrawala
dan sesempurna itu pula malam
menyelimuti peraduan
saat senja meniti turun
bersama mimpi yang tak berkesudahan
membentang laksana mega
hanya satu kuasa
hati, jiwa tuju pada-NYA
iklaslah, walau tak mudah
gilang gemilang penuhi ufuk
saat pagi merangkak naik
bersama harap yang melambung jauh
lintasi cakrawala
dan sesempurna itu pula malam
menyelimuti peraduan
saat senja meniti turun
bersama mimpi yang tak berkesudahan
membentang laksana mega
hanya satu kuasa
hati, jiwa tuju pada-NYA
iklaslah, walau tak mudah
6.22.2011
Pergulatan
tangan tengadah
sebuah pinta
sia
tangan terulur
pikir menggusur
percuma
menerima dan memberi
ikhlas
sudah
sebuah pinta
sia
tangan terulur
pikir menggusur
percuma
menerima dan memberi
ikhlas
sudah
Subscribe to:
Posts (Atom)